Pilih pemimpin lihatlah dari : agamanya, budi pekertinya dan apakah ada niatan terselubung setelah jadi pemimpin (ini yang terpenting..!), ya mbok care sedikitlah dalam memilih, lihat tuntunan Al-Qur'an & Hadist... hati-hati mas/mbak/kang/neng dalam memilih pemimpin karena akan berakibat langsung/tidak langsung pada kehidupan kita didunia maupun di akhirat kelak... Jangan tergoda kenikmatan duniawi yang disodorkan / ditawarkan (iming-iming agar dapat jadi pemimpin) oleh calon pemimpin, Setelah menjadi pemimpin, maka niatan terselubung akan dijalankan , sehingga akan merugikan kita dan anak cucu kelak diakhirat... Keputusan anda dalam memilih pemimpin yang sesuai dengan Islam adalah merupakan jihad karena membela agama Islam.
Alloh menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Qur'an dan As Sunah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugrahi al hikmah itu, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Alloh). (QS 2:269)
Ilmu merupakan perbendaharaan, kuncinya adalah bertanya, karena itu bertanyalah kalian, semoga Alloh melimpahkan rahmat-Nya kepada kalian. Sehubungan dengan masalah ini ada empat orang yang diberi pahala, yaitu : orang yang bertanya, orang yang mengajarkan ilmu, orang yang mendengarkan ilmu dan orang yang mencintai ketiganya (HR Abu Na’im melalui Ali K.V)
Alloh SWT mengaruniakan 15 hal bagi orang yang Sholat
Dalam buku Laali al--Akhbar ada sebuahhadits dari Rosululloh SAW bahwa sholat, bagi orang mati yang ada di dalam kubur, akan menjelma menjadi seorang yang berwajah rupawan, bercahaya, dan menjadi teman serta melindunginya dari siksa kubur.
Rosulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa yang menjalankan sholat lima waktu pada waktunya masing-masing dan me1akukan rukuk dan sujud secara Sempurna, maka Alloh Yang Mahakasih akan mengaruniakan kepadanya 15 perkara. Tiga perkara di dunia, tiga perkara saat menje1ang ajal, tiga perkara di alam kubur, tiga perkara di padang Mahsyar, tiga perkara (tatkala berjalan) di Shirath."
Adapun tiga perkara yang dikaruniakan kepada orang yang mendirikan sholat, semasa dia berada di dunia adalah:
1.Memanjangkan umurnya.
2.Meluaskan rezekinya.
3. Mengaruniakan anak-anak yang saleh.
Adapun tiga perkara yang dikaruniakan Alloh . saat menjelang ajal adalah;
1.Melindunginya dari rasa takut.
2.Melindunginya dari penderitaan saat kematian.
3. Memasukkannya.ke dalam surga.
Adapun tiga perkara yang dikaruniakan Alloh di dalam kubur adalah:
1.Memudahkan pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir.
2.Meluaskan kuburnya.
3.Membukakan salah satu pintu surga untuknya.
Adapun tiga perkara yang dikaruniakan Alloh di Padang Mahsyar adalah:
1.Menjadikan wajahnya bercahaya laksana bulan.
2.Malaikat menyerahkan buku catatan amalnya di tangan kanannya.
3.Meringankan perhitungan amal perbuatannya.
Adapun tiga perkara yang akan diberikan oleh Alloh pada saat dia melintasi Shirath adalah:
1.Alloh merasa ridho kepadanya.
2.Alloh memberi salam kepadanya .
3.Alloh memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
Meremehkan Shalat Delapan Belas Siksaan
Dalam buku al-Itsna 'asyariah, terdapat sebuah hadits di mana Rosululloh SAW bersabda, "Barangsiapa yang meremehkan dan menghina sholat, baik laki-laki maupun perempuan, maka Alloh akan menyiksanya dengan 18 siksaan; enam siksaan di dunia, tiga siksaan saat menjelang kematiari, tiga siksaan di dalam kubur, tiga siksaan di Padang Mahsyar, dan tiga siksaan di Shirat (titian di akhirat). Adapun enam siksaan yang akan dia rasakan di dunia adalah:
1.Rezekinya menjadi sempit.
2.Umurnya menjadi pendek
3.Cahaya wajahnya hilang
4.Tidak memperoleh manfaat dari Islam.
5.Tidak termasuk dalam doa yang dipanjatkan orang-orang saleh. Yakni, jika mereka berdoa, maka doa tersebut takkan mencakup dirinya.
6.Doa yang dia panjatkan takkan terkabul.
Adapun tiga siksaan yang akan dirasakan oleh orang yang meninggalkan sholat saat menjelang kematian adalah:
1.Meninggal dunia dalam keadaan hina.
2.Meninggal dalam keadaan haus, sekalipun orang-orang memberinya minum.
3.Meninggal dunia dalam keadaan lapar, sekalipun orang-orang memberikan berbagai macam makanan.
Adapun tiga siksaan yang akan dirasakan di dalam kubur adalah:
1.Dia merasa amat sedih dan kuburnya gelap gulita .
2.Kuburnya menjadi sempit dan dia disiksa hingga hari kiamat.
3.Para malaikat tidak memberikan kabar gembira akan rahmat Alloh.
Adapun tiga siksaan yang akan dirasakan di padang Mahsyar adalah:
1.Dia akan dibangkitkan dalam bentuk keledai.
2.Buku catatan amalnya akan diberikan dengan tangan kiri.
3.Dia menghadapi kesulitan dalam perhitungan amal Perbuatannya .
Adapun tiga siksaan yang akan dirasakan di Shirath oleh orang yang meremehkan sholat adalah:
1.Alloh tidak memandangnya dengan pandangan kasih.
2.Sholat wajib dan mustahabnya takkan diterima.
3.Alloh menghentikannya di atas Shirat selama seribu tahun, sebelum menghadapi hisab (perhitungan amal perbuatan). Dan setelah merasakan semua siksaan ini, akhirnya dia dimasukkan ke neraka.
Meninggalkan Sholat Lebih Rendah ketimbang Binatang
Dalam buku Makhzan al- Wa’izhin ada sebuah hadits dari Rosululloh SAW yang menjelaskan bahwa pada hari kiamat, anjing akan berkata, "Segala puji bagi Alloh yang telah menciptakan saya sebagai seekor anjing dan tidak menciptakan saya sebagai babi."
Babi berkata, "Segala puji bagi Alloh yang telah menciptakan saya sebagai seekor babi dan tidak menciptakan saya sebagai seorang kafir:'
Orang kafir berkata, "Segala puji bagi Alloh yang telah menciptakan saya sebagai orang kafir dan tidak menciptakan saya sebagai orang munafik."
Orang munafik berkata, "Segala puji bagi Alloh yang telab menciptakan saya sebagai seorang munafik dan tidak menciptakan saya sebagai orang yang meninggalkan sholat."
Dari hadits tersebut kita dapat mengetabui dengan jelas babwa orang yang meninggalkan sholat jauh lebih rendah dari anjing, babi, orang kafir, dan orang munafik.
Imam Ali al-Ridha berkata, "Satu rakaat sholat yang dilakukan pada waktunya memiliki pahala dua ribu rakaat sholat."
Dalam buku La’ali al-Akhbar disebutkan bahwa seorang wanita mendengar nasihat bahwa barang siapa di antara mukmin dan mukminah memperhatikan sholat pada awal waktunya, dan lebih mengutamakan sholat pada awal waktunya ketimbang urusan dunia, hatinya akan bercahaya dan Alloh SWT akan mencukupi urusan dunia dan akhiratnya, serta akan dijaga dari kejahatan para musuh.
Wanita tersebut kemudian selalu melaksanakan sholat di awal waktunya dan lebih mengutamakan sholat daripada berbagai urusan lain. Pada suatu hari, dia menyalakan api tempat pembakaran roti; dan dia juga telah membuat adonan tepung untuk dimasak. Anaknya lantas menangis dalam ayunan. Tiba-tiba terdengar suara muazin mengumandangkan azan. Dia berkata dalam hati, "Sholat 1ebih utama dari semua perkara." Lalu diapun melaksanakan sholat. Setan merasa dengki terhadap perbuatan wanita ini', lalu mengambil anak wanita tersebut dan memasukkannya ke da1am tempat pembakaran roti; sang anak menangis dengan kuat. Tatkala mendengar suara tangis anaknya, wanita itu hendak membatalkan sholatnya, tetapi dia berkata da1am hati, "lni adalah ulah setan yang hendak membuatku gagal dalam mendapatkan keutamaan sholat di awal waktunya." Lalu, dengan penuh rasa tenang dan kehadiran hati, diapun melanjutkan sholatnya.
Usai mengerjakan sha1at, dia pergi menuju tempat pembakaran roti itu dan melihat anaknya tengah duduk dan bermain-main dengan bara api. Lalu, dia mengeluarkan anaknya dari tempat pembakaran roti itu dan bersyukur kepada Alloh SWT.
Putriku Zahra akan memberikan Syafaat
Dalam sebuah riwayat, Rosululloh SAW bersabda, “para wanita mukminah yang senantiasa melaksanakan sholat lima waktu, melaksanakan puasa Ramadhan, melaksanakan haji jika mampu, jika memiliki harta mereka mengeluarkan zakat (dan berbagai infak lainnya seperti khumus .. .), taat kepada suaminya, maka putriku Fatimah al-Zahra akan membenkan syafaatnya kepada mereka."
Rukuk Sempurna Selamat dari Siksa Kubur
ImamMuhammad al-Baqir berkata, "Barangsiapa yang melakukan rukuk secara sempurna, dia akan selamat dari siksa kubur."Semakin kita membungkukkan diri di hadapan Alloh SWT, maka kita akan memiliki kekuatan besar dalam menghadapi setan dan mereka yang memiliki sifat setan.
lmam Jafar al-Shadiq berkata, "Rukuk dan sujud yang panjang, membuat setan kecewa seraya berkata, 'Celakalah diriku, orang-orang ini mengagungkan Alloh semacam ini dan mereka tidak lagi patuh kepadaku.”
Alloh SWT. berfirman kepada para malaikat, “ Lihatlah para hamba-Ku, bagaimana mereka mengagungkan-Ku, dan Aku juga akan mengagungkannya dan memberikan kepadanya kemuliaan dan keagungan.”
Arti Sejati Mendirikan Sholat
Dalam al-Quran, lebih dari 102 kali dipaparkan masalah sholat, hukum-hukum dan pengaruhnya. Tetapi, tampaknya yang menjadi inti pembahasan adalah berkaitan dengan masalah mendirikan sholat. Dan dalam hal ini, kita patut bertanya; apa perbedaan antara menjalankan sholat dengan mendirikan sholat? Dan demi mengetahui perbedaan antara keduanya ini, marilah kita perhatikan secara seksama penjelasan pemimpin kita yang agung, Imam Ali Khamenei.
"Tampaknya, mendirikan sholat memiliki arti yang lebih luas daripada melaksanakan sholat. Yakni, bukan hanya sekadar seseorang melaksanakan sholat, tetapi dalam melaksanakan sholat dia juga berusaha untuk mengajak dan menyeru orang lain agar melaksanakan sholat. Tampaknya, mendirikan sholat adalah manusia berusaha keras untuk menciptakan suasana kehidupan pribadinya dan orang lain sebagai suasana orang-orang yang rajin sholat, yakni beribadah kepada Alloh, dan mengarahkan mereka ke arah sholat. Berkaitan dengan arti mendirikan sholat, Syahid Muthahhari menjelaskan sebagai berikut, 'Mendirikan sholat adalah menjalankan seluruh bagian sholat. Yakni, tidak menjadikan sholat seperti sebuah tubuh yang tanpa nyawa. Tetapi, sebuah sholat di mana dalam mengerjakannya, si hamba benar-benar menghadap secara utuh kepada Sang Maha Pencipta.”
Sholat.Mahar Bagi Bidadari
Sholat merupakan salah satu diantara ibadah yang dltetapkan dalam syariat Islam dan manusia diwajibkan untuk melaksanakannya. Sebab, sholat:
1.Perbuatan yang amat disukai Alloh.
2.Sunah dan kebiasaan para nabi.
3.Petunjuk dari sisi Alloh.
4.Menambah iman, makrifah, dan cahaya.
5.Menurunkan berkah (kebaikan).
6.MeIapangkan rezeki dan kesehatan tubuh.
7.Menyakitkan setan
8.Senjata dalam melawan orang-orang kafir.
9.Menjadikan amal perbuatan diterima Alloh.
10.Bekal mukmin dalam perjalanan akhirat.
11.Memberikan pertolongan, antara pelaksana sholat dengan lzrail.
12.Sahabat karib mukmin.
13.Permadani yang terbentang di kubur mukmin.
14.Jawaban terhadap Munkar dan Nakir.
15.Mahkota, cahaya wajah, dan pakaian mukmin.
16.Pelindung antara pelakunya dengan neraka.
17.Menyelamatkan pelakunya dari neraka.
18.Kunci surga.
19.Mahar bagi bidadari.
20.Harga surga dan hanya dengan sholat seorang hamba akan meraih derajat surga tertinggi. Sebab, sholat merupakan penyucian Tuhan dan pernyataan akan keesaan-Nya, pernyataan atas keagungan dan kebesaran - Nya, serta berbicara dan bercengkrama dengan - Nya.
Menyeru Sholat Demi Memadamkan Api
Alloh SWT berfirman:
Dan dirikanlah sholat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.(Hud: 114)
Rosululloh SAW menyatakan bahwa ayat di atas merupakan ayat yang paling memberikan harapan kepada manusia. Dan menambahkan,
"Demi Tuhan yang mengangkatku sebagai nabi, sejak seseorang mulai berwudlu, dosa-dosanya berguguran,. Dan tatkala dia berdiri melaksanakan sholat dan berbicara dengan Alloh dengan penuh perhatian, dia telah bersih dari dosa, seperti hari di mana dia dilahirkan dari rahim ibunya."
Rosululloh SAW bersabda,
"Saya mendengar bahwa ada seorang malaikat yang menyeru manusia pada setiap waktu-waktu sholat sebagai berikut, 'Wahai putra Adam, dirikanlah sholat demi memadamkan api yang kalian nyalakan lantaran perbuatan keji yang telah kalian lakukan. ' Kemudian ada di antara kalian Yang bangkit dan melaksanakan sholat, lalu dosa-dosa mereka diampuni. Kemudian mereka kembali melakukan perbuatan dosa dan api pun kembali menyala berkobar-kobar. Tetapi saat tiba waktu sholat berikutnya, malaikat kembali menyeru untuk memadamkan api yang berkobar-kobar… dan hal ini terjadi berulangkali hingga mereka tidur dalam keadaan dosa-dosa mereka telah diampuni oleh Alloh.
Mengapa Membasuh Anggota Wudu
Dalam berwudlu, seseorang pelaksana sholat harus memperhatikan beberapa poin, di mana dalam membasuh muka dan tangan terdapat sebab dan alasan sebagai berikut:
1.Anggota tubuh ini lebih sering berhadapan dengan manusia dan berhubungan dekat dengan mereka.
2.Anggota tubuh ini !ebih dekat pada perbuatan kotor dan keji dibandingkan anggota tubuh lain. Oleh karenanya, (keduanya) paling mudah melakukan perbuatan buruk dan tercela.
3.Membasuh anggota tubuh ini merupakan sebuah peringatan bahwa dia (pelaksana sholat) seharusnya lebih perhatian dalam usaha menyucikan hati dari berbagai perbuatan dosa dan tercela. Hati merupakan sesuatu yang amat diperhatikan oleh Alloh SWT. Dalam hal ini, Alloh SWT tidak memperhatikan wajah seseorang, tetapi memperhatikan hati mereka. Karena hati merupakan pemberi perintah pada anggota tubuh, dan, anggota tubuh melakukan perbuatan tercela karena mendapatkan perintah dari hati.
4.Membasuh anggota tubuh, saat hendak melaksanakan sholat, menunjukan bahwa dalam menghadap Alloh SWT (seseorang) harus menyucikan tangan dari perkara-perkara duniawi dan memalingkan wajah(nya) dari selain Alloh SWT. Dan bahwa kebahagiaan manusia itu terletak pada upaya memalingkan wajah dari berbagai kotoran duniawi. Sebab, perkara-perkara duniawi dan ukhrawi merupakan dua bentuk yang saling berlawanan; jika seseorang lebih dekat pada yang satu, maka dia lebih jauh dari yang lain. Karenanya, jika Anda hendak mendirikan sholat, bersihkan tangan Anda dari dunia agar dapat mencapai akhirat.
5.Dalarn berwudlu, pertama-tama (kita) harus membasuh wajah. Wajah lahiriah merupakancermin dari wajah batiniah, dan pengaruh dari menghadap kepada Alloh lebih tampak jelas pada wajah lahiriah ketimbang anggota tubuh lain. Dengan demikian, wajah harus dibasuh dari berbagai kotoran lahiriah demi menghadap kehadirat Alloh SWT. Dan itu merupakan mukadimah dalam penyucian hati dalam rangka menghadap kepada Alloh SWT, dan penyucian hati merupakan dasar utama dalam menghadapkan hati ke hadirat Alloh SWT.
6.Kemudian, membasuh tangan sampai siku, karena tangan lebih sering melakukan perkara-perkara duniawi dibandingkan anggota tubuh lain dan lebih sering melakukan perbuatan keji dan tercela (lahir dan batin) ketimbang anggota tubuh lain. Karena itu, ia harus dibasuh agar bersih dari berbagai perbuatan kotor dan keji, dan setelah itu barulah dapat digunakan untuk datang menghadap Alloh SWT.
7.Kemudian harus mengusap kepala; pusat pikiran terletak di sana dan kecenderungan pada hal-hal duniawi berasal darinya. Kecenderungan serta keinginan pada berbagai perkara duniawi, yang merupakan bersumber darinya.
8.Kemudian, mengusap kaki; ia merupakan alat dan sarana dalam bergerak menuju setiap perkara duniawi. Mengusapnya bertujuan mengalihkan jalan dan mengembalikan diri agar berjalan menuju Alloh dan berbagai tujuan tinggi dan adiluhung.
Semua itu merupakan persiapan lahiriah yang membuat manusia memiliki kesiapan lahiriah dalam melaksanakan sholat, ini juga menunjukkan kesiapan batiniah. Kemudian, dengan hati yang tenang, dia mulai memasuki sholat dan berusaha keras meraih kebahagiaan dalam menghadap Alloh dan memiliki kelayakan dalam bermunajat kepada Alloh SWT.
Disadur dari buku DostonHoye az-Namoz karya Qasim Mirkhalaf Zadeh
Sebenarnya, Al-Qur’an adalah ayat ayat yang nyata didalam dada orang orang berilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat ayat Kami kecuali orang orang yang lalim (Al-Ankabutt:49)
Kepribadian Rosulullah saw terepresentasikan secara utuh dalam segala si si kehidupan, dan tidak semua utusan Alloh memiliki hal ini. Rosulullah saw. adalah seorang ayah, tidak semua Rosul Alloh adalah ayah. Beliau adalah seorang suami dan tidak setiap Rosul Alloh menikah. Beliau adalah kepala negara dan tidak semua Rosul Alloh mendirikan negara. Beliau adalah panglima tertinggi pasukan Islam dan seorang pejuang yang hebat dan tidak semua Rosul adalah ahli perang. Beliau diutus untuk manusia secara umum, dan mensyariatkan kepada manusia atas perintah Alloh pedoman hidup mereka dalam segala sisi baiknya; akidah, ibadah, ekonomi, sosial, moral, dan politik. Tidak ada seorang rasul pun yang diutus untuk manusia secara menye1uruh kecuali beliau. Beliau adalah seorang penasihat, hakim, pendidik, pengajar, ahli ibadah, ahli zuhud, penyabar, penyayang, dan sebagainya Sampai akhir sifat Rosulullah saw. yang mencakup semua sisi kehidupan.
Tanpa ILMU, ibadah dan amal sholeh akan sia-sia dan bila tidak dibarengi dengan HIKMAH dalam menjalani kehidupan, maka tidak akan dapat menggapai KESUKSESAN di dunia atau di akhirat
Hidup didunia ini ibarat menempuh perjalanan dari rumah menuju ke kantor, sekolah atau berlibur. Seseorang akan selamat anda sampai tujuan sehingga dapat bekerja, belajar atau berlibur bila tahu dan dapat memilih jalan yang akan ditempuhnya serta selama perjalanan tidak tergoda melakukan hal lain yang dapat menghambat. Dan tentunya seseorang akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempersiapkan diri, menyingkirkan halangan dan melakukan dengan gigih untuk tujuan tersebut.
Alangkah baiknya dan bijaksana bila hal ini di terapkan dalam melakukan perjalanan didunia menuju akhirat, dengan menerapkan kegigihan yang selama ini dilakukan dalam hal pekerjaan, belajar maupun berlibur untuk tujuan akhirat yaitu beribadah kepada Tuhan yang Maha Esa. Kenali dan singkirkan hambatan selama melakukan perjalanan didunia maka pasti akan selamat dan sukses mencapai akhirat dan mendapatkan surga yang tidak terbayangkan kenikmatannya.
Termasuk dimanakah Kita?!?
بسم الله الرحمن الرحيم
وقال ابن عباس: إن الله تعالى جعل الدنيا ثلاثة أجزاء: جزء للمؤمن، وجزء للمنافق، وجزء للكافر. فالمؤمن يتزود، والمنافق يتزين، والكافر يتمتع.
Sesungguhnya Alloh menciptakan dunia menjadi 3 bagian :
1.Untuk orang mu’min
2.Untuk orang munafiq
3.Untuk orang kafir.
Orang mu’min selalu memperbanyak amal.
Orang munafiq selalu berhias (mengumpulkan harta)
Orang kafir bersenang-senang.
Ingin Shodaqoh, Infaq atau Zakat
Ingin Shodaqoh, Infaq atau Zakat... Jangan ragu kirim uang anda ke rekening 0-7000-7000-8888 Agung Rahmatulloh – Bina Umat , kemudian SMS ke nomor 0815-1970-1790 untuk konfirmasi. Insya Alloh akan disalurkan kepada yang berhak. Terima kasih Waswrwb.
Bina Umat
Sebagian anak Bina Umat sedang berkumpul dan mengaji
Selama ini kita mengenal Mensana in Corpore Sano “Dalam tubuh yang sehat terdapat dalam jiwa yang sehat”. Sedangkan ajaran Islam mengajarkan “Dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang sehat”. Jadi buatlah jiwa kita sehat, hindarkan stress dan pikiran buruk atau negatif, maka tubuh pasti akan sehat. Lihat seseorang yang sholeh dan menjalankan ibadahnya dengan baik, mereka jarang sakit dan berumur panjang. Menurut penelitian kedokteran modern hampir 80% penyakit disebabkan pikiran/kejiwaan. Jadi perbanyaklah ibadah yang dapat membuat jiwa sehat, otomatis tubuh akan sehat. Silahkan berolahraga setelah melakukan ibadah, jangan seperti yang dilakukan selama ini oleh sebagian orang yaitu sering melakukan olahraga tapi sangat jarang beribadah. Ingat bila tubuh sehat belum tentu jiwa sehat tapi bila jiwa sehat otomatis tubuh sehat.
Maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati . Adapun orang orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka, mereka kekal didalamnya (Al-Baqoroh : 38-39)